Bermimpi....sepertinya kata-kata ini sering kita dengar.
Bermimpi biasanya selalu di indentikan dengan berkhayal, sesuatu yang sepertinya tidak akan mungkin terjadi.
Oleh karena itu banyak sekali orang yang menggunakan kata-kata mimpi ini, seperti Bermimpi di siang bolong.
Padahal bagi saya bermimpi adalah satu hal yang sangat penting.
Mengapa demikian?
Coba bayangkan bahwa segala sesuatu yang ada disekitar kita saat ini...awalnya adalah terinspirasi dari suatu impian seseorang.
Saat ini kita bisa menaiki mobil karena impian james watt yang kalau tidak salah menciptakan mesin uap pertama yang akhirnya dipasang pada kereta dan menjadi cikal bakal sebuah mobil.
Pesawat Terbang yang sudah semakin umum untuk digunakan dalam berpergian...yang mungkin sejak jaman Da Vinci sudah memiliki impian untuk bisa terbang bebas seperti burung dan akhirnya diwujudkan oleh Wright bersaudara yang menciptakan pesawat terbang pertama.
Menurut saya impian adalah energi dan motor penggerak mausia dalam mengambil suatu tindakan. Dari impian yang ada kemudian akan timbul suatu keinginan dan akhirnya di refleksikan dalam perbuatan untuk mewujudkan impian tersebut. Bahkan impian dan keinginan yang kuat juga akan membuat suatu sinergi yang positif sehingga apa yang kita inginkan tersebut bisa terwujud melalui tangan atau keterlibatan orang lain.
Pernahkan anda mengimpikan sesuatu dan dengan keyakinan bahwa suatu saat impian anda bisa terwujud. Contoh dahulu semasa saya kecil terkadang saya ingin sekali suatu buah tertentu, dan keinginan itu sangat kuat sekali dan entah mengapa orang tua saya pulang dengan membawa buah yang saya inginkan, walaupun saya tidak pernah memberitahukan hal tersebut kepada orang tua saya.
Pertanyaannya adalah apakah anda punya impian?
Kalau belum inilah saat anda mulai memikirkan impian anda.
Apabila anda sudah mempunya impian tersebut maka curahkanlah perhatian dan energi anda pada impian anda tersebut, cobalah untuk membayangkan impian anda tersebut, bayangkanlah betapa senangnya, betapa nikmatnya impian kita bisa terwujud.
Kalau anda sudah bisa membayangkan betapa menyenagkan impian anda, betapa nikmatnya impian anda bisa terwujud, niscaya anda akan bersemangat untuk mengupayakan agar impian anda bisa terwujud.
Impian anda akan bisa merubah nasib anda, impian anda bisa merubah hidup anda.
bahkan HONDA menggunakan slogan The Power of Dreams.
Jadi jangan ragu lagi...terus lah bermimpi
Jadi jangan takut dibilang Pemimpi....karena orang besar seperti Da Vinci juga pasti dibilang Pemimpi di jamannya.
Jangan takut untuk bermimpi dan berkeyakinan untuk mewujudkannya.
By The dreamer
Jumat, 04 Desember 2009
Rabu, 02 Desember 2009
Rencana Masa Depan Ku
Saya seorang pekerja di salah satu perusahaan asing di jakarta.
Hingga saat ini saya telah berpindah beberapa perusahaan dan siring dengan hal tersebut karir dan penghasilan terus mengalami peningkatan.
Alhamdulillah secara finansial saya tidak mengalami kekurangan.
Akan tetapi seiring dengan meningkatnya kebutuhan sehari-hari, semakin mahalnya biaya pendidikan di indonesia dan juga sebagai pegawai swasta saya tidak akan mendapatkan pensiun seperti seorang pegawai negeri membuat saya berpikir mengenai masa depan khususnya setelah pensiun nanti bagaimana. Apakah and juga pernah tersirat di benak anda bagaimana nanti setelah pensiun.
Tahukah anda, apa yang akan terjadi setelah anda pensiun ?
Saya akan memberikan contoh gambaran seorang pekerja di sektor swasta, dan apa yang akan terjadi setelah masa pensiun.
Seorang pekerja swasta akan mengalami pensiun pada umumnya pada saat usia 55 tahun.
Contoh kasus :
Nama Pekerja : Abdi ( saya ambil nama ini karena pekerja adalah mengabdi kepada perusahaan) Usia : 25 Tahun
Penghasilan : 10 Juta / Bulan
Peningkatan penghasilan : 20% / Tahun
Kondisi Perusahaan : - Mengikutkan Karyawannya Program Jamsostek (Jaminan Hari Tua)
Besarnya Jaminan Hari Tua : 5.7% X Penghasilan Karyawan
Dari kondisi diatas maka apakah yang akan terjadi pada Si - Abdi yang telah sangat setia mengabdikan hidupnya kepada perusahaan
Pekerja akan mendapatkan hal-hal berikut apabila pensiun :
1. Penghargaan masa kerja bisasanya tidak lebih dari 10 X
2. Uang Pisah biasanya tidak lebih dari 10 X
Namun bila perusahaan mengikutsertakan pada program pensiun maka karyawan akan mendapat benfit dari program pensiun tersebut. Bila benefit yang diterima lebih kecil dari perhitungan Penghargaan masa kerja dan uang pisah maka selisihnya harus dibayarkan perusahaan.
Kita Hitung dulu Gaji si Abdi:

Pertanyaannya adalah mungkinkah gaji si Abdi menjadi seperti di tabel diatas tersebut. Bagi saya dan anda yang sudah lama bekerja sebagai pekerja swasta maka saya yakin sudah tahu bahwa jawabannya adalah TIDAK AKAN MUNGKIN TERJADI.
Sebagus-bagusnya maka gaji akan menjadi Gaji Th-8 yaitu sejumlah Rp. 35.000.000
itu pun mungkin bisa terjadi setelah kita bekerja sekitar 20 tahun. Ini adalah anggapan umum yang bisa terjadi. tentu saja bisa terjadi kasus-kasus tertentu yang mmemungkinkan hal tersebut diatas namun sangat kecil sekali.
Jadi kita asumsikan Gaji si Abdi yang lebih mungkin adalah sebagai berikut;
Gaji Tahun ke-1 sampai tahun ke-2 : 10.000.000
Gaji Tahun ke-3 sampai tahun ke-4 : 12.000.000
Gaji Tahun ke-5 sampai tahun ke-6 : 14.000.000
Gaji Tahun ke-7 sampai tahun ke 10 : 17.000.000
Gaji Tahun ke-11 sampai tahun ke-12 : 20.000.000
Gaji Tahun ke-13 sampai tahun ke-14 : 22.000.000
Gaji Tahun ke-15 sampai tahun ke-16 : 24.000.000
Gaji Tahun ke-17 sampai tahun ke-18 : 27.000.000
Gaji Tahun ke-19 sampai tahun ke-20 : 30.000.000
Gaji Tahun ke-21 sampai tahun ke-22 : 32.000.000
Gaji Tahun ke-23 sampai tahun ke-24 : 34.000.000
Gaji Tahun ke-25 sampai tahun ke-30 : 35.000.000
Maka kalau dihitung dari Uang jasa dan uang pisah adalah maksimum
Uang jasa : 10 X Upah Terakhir
: Rp. 10 X 35.000.000
: Rp. 350.000.000
Uang Pisah : 10 X Upah Terakhir
: 10 X 35.000.000
: Rp. 350.000.000
Total : Rp. 700.000.000
Kalau pehitungan jamsostek JHT adalah kurang lebih sekitar Rp. 497.000.00
Maka dana maksimal yang akan kita terima adalah R. 700.000.000,-
Setelah kita pensiun tidak akan mendapatkan penghasilan sama sekali, seandainya usia kita hingga 60 th. Maka selama 5 th harus hidup dengan uang yang kita peroleh tersebut.
sementara kondisi kita juga tidak sesehat waktu muda. Biaya pengobatan 30 tahun kedepan mungkin sudah sangat mahal sekali.
Kembali saya bertanya, sudah kah kondisi kita sama dengan kondisi si Abdi, sudahkah kita mendapat penghasilan seperti si-Abdi diatas.
Kalau belum....jangan berharap bisa mendapatkan hal-hal tersebut diatas....
Solusi dan Jalan Keluar menjadi BEBAS FINANSIAL
semoga ilustrasi diatas bisa menjadi masukan dan membuka mata kita semua.
disini saya tidak bilang bahwa menjadi pekerja adalah hal yang buruk, karena setiap perusahaan pasti akan membutuhkan pekerja.
Namun disini saya berusaha memperlihatkan fakta yang ada dan berusaha membantu disekitar saya terutama para pekerja untuk bisa lebih bersiap-siap menghadapi masa pensiun. jangan sampai waktu pensiun datang dan anda belum siap.
Satu Hal lagi jumlah yang akan kita terima itu adalah setelah si Abdi mengabdikan dirinya ke perusahan setiap hari selama 30 Tahun.
Untuk apa kita harus menunggu 30 tahun untuk mengejar hal tersebut, untuk apa jumlah itu kita terima ketika kemampuan fisik dan pikiran sudah menurun.
Disini saya berusaha membantu mengubah nasib kita semua, dari pekerja bisa menjadi pengusaha atau enterprenur.
Disini saya berusaha membantu mengubah nasih kita semua dari yang belum baik menjadi baik, dari yang sudah baik, menjadi lebih baik lagi.
Disini saya mau membantu kita semua mengejar dan berjuang mewujudkan impian.
Sekarang Maukah anda merubah nasib anda sendiri?
Maukah anda mengejar dan mewujudkan impian?
Percayakah anda hidup anda bisa berubah?
Percayakah anda bahwa kebebasan finansial bisa digapai?
Karena saya percaya semua itu bisa terjadi........
Simak blog ini karena ini rencana saya dalam merubah nasib, keberuntungan dan menjadi Bebas Finansial.
ABDI
Hingga saat ini saya telah berpindah beberapa perusahaan dan siring dengan hal tersebut karir dan penghasilan terus mengalami peningkatan.
Alhamdulillah secara finansial saya tidak mengalami kekurangan.
Akan tetapi seiring dengan meningkatnya kebutuhan sehari-hari, semakin mahalnya biaya pendidikan di indonesia dan juga sebagai pegawai swasta saya tidak akan mendapatkan pensiun seperti seorang pegawai negeri membuat saya berpikir mengenai masa depan khususnya setelah pensiun nanti bagaimana. Apakah and juga pernah tersirat di benak anda bagaimana nanti setelah pensiun.
Tahukah anda, apa yang akan terjadi setelah anda pensiun ?
Saya akan memberikan contoh gambaran seorang pekerja di sektor swasta, dan apa yang akan terjadi setelah masa pensiun.
Seorang pekerja swasta akan mengalami pensiun pada umumnya pada saat usia 55 tahun.
Contoh kasus :
Nama Pekerja : Abdi ( saya ambil nama ini karena pekerja adalah mengabdi kepada perusahaan) Usia : 25 Tahun
Penghasilan : 10 Juta / Bulan
Peningkatan penghasilan : 20% / Tahun
Kondisi Perusahaan : - Mengikutkan Karyawannya Program Jamsostek (Jaminan Hari Tua)
Besarnya Jaminan Hari Tua : 5.7% X Penghasilan Karyawan
Dari kondisi diatas maka apakah yang akan terjadi pada Si - Abdi yang telah sangat setia mengabdikan hidupnya kepada perusahaan
Pekerja akan mendapatkan hal-hal berikut apabila pensiun :
1. Penghargaan masa kerja bisasanya tidak lebih dari 10 X
2. Uang Pisah biasanya tidak lebih dari 10 X
Namun bila perusahaan mengikutsertakan pada program pensiun maka karyawan akan mendapat benfit dari program pensiun tersebut. Bila benefit yang diterima lebih kecil dari perhitungan Penghargaan masa kerja dan uang pisah maka selisihnya harus dibayarkan perusahaan.
Kita Hitung dulu Gaji si Abdi:

Pertanyaannya adalah mungkinkah gaji si Abdi menjadi seperti di tabel diatas tersebut. Bagi saya dan anda yang sudah lama bekerja sebagai pekerja swasta maka saya yakin sudah tahu bahwa jawabannya adalah TIDAK AKAN MUNGKIN TERJADI.
Sebagus-bagusnya maka gaji akan menjadi Gaji Th-8 yaitu sejumlah Rp. 35.000.000
itu pun mungkin bisa terjadi setelah kita bekerja sekitar 20 tahun. Ini adalah anggapan umum yang bisa terjadi. tentu saja bisa terjadi kasus-kasus tertentu yang mmemungkinkan hal tersebut diatas namun sangat kecil sekali.
Jadi kita asumsikan Gaji si Abdi yang lebih mungkin adalah sebagai berikut;
Gaji Tahun ke-1 sampai tahun ke-2 : 10.000.000
Gaji Tahun ke-3 sampai tahun ke-4 : 12.000.000
Gaji Tahun ke-5 sampai tahun ke-6 : 14.000.000
Gaji Tahun ke-7 sampai tahun ke 10 : 17.000.000
Gaji Tahun ke-11 sampai tahun ke-12 : 20.000.000
Gaji Tahun ke-13 sampai tahun ke-14 : 22.000.000
Gaji Tahun ke-15 sampai tahun ke-16 : 24.000.000
Gaji Tahun ke-17 sampai tahun ke-18 : 27.000.000
Gaji Tahun ke-19 sampai tahun ke-20 : 30.000.000
Gaji Tahun ke-21 sampai tahun ke-22 : 32.000.000
Gaji Tahun ke-23 sampai tahun ke-24 : 34.000.000
Gaji Tahun ke-25 sampai tahun ke-30 : 35.000.000
Maka kalau dihitung dari Uang jasa dan uang pisah adalah maksimum
Uang jasa : 10 X Upah Terakhir
: Rp. 10 X 35.000.000
: Rp. 350.000.000
Uang Pisah : 10 X Upah Terakhir
: 10 X 35.000.000
: Rp. 350.000.000
Total : Rp. 700.000.000
Kalau pehitungan jamsostek JHT adalah kurang lebih sekitar Rp. 497.000.00
Maka dana maksimal yang akan kita terima adalah R. 700.000.000,-
Setelah kita pensiun tidak akan mendapatkan penghasilan sama sekali, seandainya usia kita hingga 60 th. Maka selama 5 th harus hidup dengan uang yang kita peroleh tersebut.
sementara kondisi kita juga tidak sesehat waktu muda. Biaya pengobatan 30 tahun kedepan mungkin sudah sangat mahal sekali.
Kembali saya bertanya, sudah kah kondisi kita sama dengan kondisi si Abdi, sudahkah kita mendapat penghasilan seperti si-Abdi diatas.
Kalau belum....jangan berharap bisa mendapatkan hal-hal tersebut diatas....
Solusi dan Jalan Keluar menjadi BEBAS FINANSIAL
semoga ilustrasi diatas bisa menjadi masukan dan membuka mata kita semua.
disini saya tidak bilang bahwa menjadi pekerja adalah hal yang buruk, karena setiap perusahaan pasti akan membutuhkan pekerja.
Namun disini saya berusaha memperlihatkan fakta yang ada dan berusaha membantu disekitar saya terutama para pekerja untuk bisa lebih bersiap-siap menghadapi masa pensiun. jangan sampai waktu pensiun datang dan anda belum siap.
Satu Hal lagi jumlah yang akan kita terima itu adalah setelah si Abdi mengabdikan dirinya ke perusahan setiap hari selama 30 Tahun.
Untuk apa kita harus menunggu 30 tahun untuk mengejar hal tersebut, untuk apa jumlah itu kita terima ketika kemampuan fisik dan pikiran sudah menurun.
Disini saya berusaha membantu mengubah nasib kita semua, dari pekerja bisa menjadi pengusaha atau enterprenur.
Disini saya berusaha membantu mengubah nasih kita semua dari yang belum baik menjadi baik, dari yang sudah baik, menjadi lebih baik lagi.
Disini saya mau membantu kita semua mengejar dan berjuang mewujudkan impian.
Sekarang Maukah anda merubah nasib anda sendiri?
Maukah anda mengejar dan mewujudkan impian?
Percayakah anda hidup anda bisa berubah?
Percayakah anda bahwa kebebasan finansial bisa digapai?
Karena saya percaya semua itu bisa terjadi........
Simak blog ini karena ini rencana saya dalam merubah nasib, keberuntungan dan menjadi Bebas Finansial.
ABDI
Langganan:
Komentar (Atom)